Manfaat Donor Darah

Posted by on 21 Nov 2012, 20:40 in Blog | in tag: , | 0 comments

Donor darah adalah hal yang bisa dikatakan simbiosis mutualisme, hubungan yang saling menguntungkan, antara pendonor dan pasien.

Manfaatnya antara lain :

  • Menjaga kesehatan.
    Pada saat tes kesehatan sebelum donor, dokter akan memastikan secara keseluruhan apakah Anda saat itu bisa donor atau tidak. Untuk itu sebagai calon pendonor, mau enggak mau jaga kesehatan terus menerus. Jaga kesehatan dan jaga berat badan tentu saja hal yang sangat bermanfaat.

  • Menjaga kesehatan jantung (hal ini terutama untuk pria).
    Seperti kita ketahui, darah mengandung zat besi. Tingginya kadar zat besi dalam tubuh bisa membuat seseorang rentan terhadap penyakit jantung dan/atau stroke. Zat besi yang berlebihan dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol yang menumpuk pada pembuluh darah dinding arteri.

    Faktanya, seumur hidup kita, tubuh akan terus menerus memproduksi zat besi. Siklusnya adalah tiap 120 hari diproduksi lagi. Bayangkan jika zat besi tersebut tidak pernah dikeluarkan, akan menumpuk pada pembuluh-pembuluh darah kita. Dan persis seperti besi-besi yang berada di udara bebas, zat besi di darah kita ini juga akan ‘karatan’. Penumpukan inilah yang akan membuat aliran darah tidak lancar sehingga pasokan oksigen dan zat-zat makanan ke seluruh organ tubuh terutama otak menjadi tidak lancar.

    Jika Anda yang masih muda sudah sering menderita sakit kepala, dada nyeri, jantung berdebar-debar, bisa saja ini adalah early warning dari penyakit jantung dan/atau stroke.

    Pada pembuluh darah yang sudah terjadi penyumbatan, jika kita banyak makan makanan yang mengandung kolesterol / lemak tidak sehat, risiko penyakit jantung dan stroke ini bisa diperparah.

    Dengan tidak pernah mendonorkan darah, ini sama dengan memperbesar peluang Anda untuk terkena serangan penyakit jantung dan/atau stroke. Jika kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil, ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung dan/atau stroke.

    Lalu apa hubungannya dengan pria yang lebih berisiko terkena serangan penyakit daripada wanita? Ini karena wanita tiap bulan menstruasi, mengeluarkan darah secara alami.

  • Regenerasi sel darah merah.
    Setiap kali mendonorkan darah, sumsum tulang kita akan segera memproduksi ulang sel darah merah yang telah hilang. Proses regenerasi ini terjadi selama 4-8 minggu. Hasilnya, sebagai pendonor, kita akan mendapatkan pasokan darah baru (yang dibuat oleh sumsum tulang) setiap kali kita mendonorkan darah. Ini akan membuat tubuh kita jadi lebih sehat dan segar.

  • Membantu penurunan berat badan.
    “Dengan pengambilan darah 450 cc, akan terjadi berkurangnya berat badan karena proses pembakaran sebanyak 600 kalori,” kata Dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, konsultan lambung dan pencernaan dari Universitas Indonesia. Sumber: Detik Health

  • Pengecekan kesehatan gratis.
    Untuk pendonor reguler, setiap 3 bulan sekali sebelum donor, tekanan darah dan kadar Hemoglobin kita dicek. Biaya pengecekan kesehatan ini lumayan mahal. Jika Anda donor darah, pengecekan ini bisa didapatkan gratis. Dengan ini, Anda juga bisa tahu kondisi kesehatan tubuh Anda.

  • Pengecekan terhadap penyakit menular.
    Semua darah yang didapat dari pendonor akan dicek / screening. Jika ada darah yang terdeteksi penyakit menular, pendonor akan dihubungi supaya yang bersangkutan bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Biaya medical check-up penyakit menular di rumah sakit bisa memakan biaya jutaan rupiah.

  • Melawan Hemochromatosis.
    Hemochromatosis adalah penyakit genetis, merupakan kondisi dimana zat besi dalam tubuh berada dalam level sangat tinggi akibat metabolisme yang tidak wajar. Bisa juga karena sering menerima transfusi darah. Kelebihan zat besi sedikit saja bisa mempengaruhi fungsi tubuh, apalagi kelebihan dalam jumlah sangat besar. Ini bisa menimbulkan kerusakan fatal pada organ-organ tubuh. Kondisi ini memang jarang terjadi, namun penderita bisa mengurangi dampak dari penyakit ini dengan rutin melakukan donor darah. Walaupun penyakit ini berbahaya pagi penderita, namun tidak bagi penerima darahnya.

  • Manfaat terpenting adalah : Anda merasa baik dengan berbuat baik.
    Bayangkan dalam benak Anda jika suatu hari ada seorang ilmuwan yang berhasil menemukan obat dari suatu penyakit ganas. Peneliti tersebut mengatakan, “Dua tahun yang lalu saya mengalami kecelakaan parah yang menyebabkan saya kehilangan cukup banyak darah. Saya tidak akan berhasil menemukan obat ini jika waktu itu saya tidak ditolong oleh pendonor darah.” Salah satu dari pendonor darah itu adalah Anda. Dan obat dari ilmuwan tersebut berhasil menyelamatkan anggota keluarga Anda dari penyakit ganas.

    Dengan mendonor, Anda tidak hanya menyelamatkan nyawa seseorang tapi juga telah membuat keluarga, sahabat, dan orang terkasih di belakang penerima donor lega dan bisa tersenyum.

Dari 1 kantong darah yang kita sumbangkan, rata-rata bisa menolong 3 kehidupan.

Satu langkah kecil beberapa menit saja dan melawan ketakutan mendonor bisa jadi akan memperpanjang hidup seseorang hingga bertahun-tahun sesudahnya.


SUMBER :

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>