Kapan Kita Akan Melenyapkan Dukkha itu?

Posted by on 4 Dec 2012, 07:49 in Blog | in tag: | 0 comments

Dukkha itu timbul disebabkan avijja (kegelapan batin) dan tanha (nafsu keinginan rendah).

Avijja dan tanha inilah yang menyebabkan para makhluk di 31 alam kehidupan timbul dan tenggelam dalam lingkaran "samudera kelahiran dan kematian".

Dengan adanya avijja dan tanha ini menyebabkan timbulnya "kemelekatan" kepada benda dan makhluk yang disenangi dan disayangi, sedangkan benda dan makhluk itu dicengkeram oleh perubahan, kerusakan, kehilangan, kematian, keadaannya tidak kekal dan tidak abadi. Maka itu Buddha Gotama bersabda, "Yad aniccam tam dukkham" (Segala sesuatu yang tidak kekal adalah dukkha).

Untuk melenyapkan dukkha itu, dengan kekuatan saddha (keyakinan) dan viriya (semangat) wajib berjalan di atas "Tiga Jalan Utama" yang merupakan "singkatan" dari "Jalan Mulia Berunsur Delapan", yaitu:

  1. Sila adalah Perbuatan Benar (Samma-kammanta), Pembicaraan Benar (Samma-vaca), dan Pencaharian Benar (Samma-ajiva).
  2. Samadhi adalah Usaha Benar (Samma-vayama), Perhatian Benar (Samma-sati), dan Meditasi Benar (Samma-samadhi).

  3. Panna adslah Pandangan Benar (Samma-ditthi) dan Pikiran Benar (Samma-sankappa).

Dalam Buddha Dhamma menganggap "Jalan Mulia Berunsur Delapan" merupakan satu-satunya "jalan" untuk menuju lenyapnya dukkha yaitu nibbana.

"Nibbanam Paramam Sukkham" yang artinya "Nibbana adalah kebahagiaan tertinggi".

Kapan kita akan melenyapkan dukkha itu?

SUMBER:
Vibhanga 99, 199
Vinaya I, 9
Samyutta Nikaya V, 421

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>