Kisah Pemuda Miskin yang Ditolak Cintanya

Posted by on 11 Dec 2012, 18:45 in Blog | in tag: | 0 comments

Seorang pemuda miskin mencintai seorang gadis kaya. Suatu hari pemuda itu menyatakan cintanya kepada si gadis. Namun gadis itu berkata, "Dengar yah, gaji bulananmu sama dengan pengeluaran harianku! Haruskah aku pacaran denganmu? Aku tidak akan pernah mencintai kamu. Jadi, lupakan diriku dan pacaran dengan orang lain yang setingkat denganmu." Tapi entah kenapa si pemuda tidak bisa melupakannya begitu saja.

10 tahun kemudian, mereka bertemu di sebuah pusat perbelanjaan. Wanita itu berkata, "Hei Kamu!! Apa kabar? Sekarang aku sudah menikah. Apakah kamu tahu berapa gaji suamiku? Rp 30 juta per bulan! Dapatkah kamu bayangkan? Dia juga sangat cerdas." Mata pemuda itu berlinang air mata mendengar kata-kata wanita itu.

Beberapa menit kemudian suami wanita itu datang. Sebelum wanita itu bisa mengatakan sesuatu, suaminya berkata, "Pak…?! Saya terkejut melihat bapak di sini. Kenalkan ini istri saya." Lalu sang suami berkata kepada istrinya, "Kenalkan ini bosku, bos masih lajang lho. Dia mencintai seorang gadis, tapi gadis itu menolaknya. Itu sebabnya dia masih belum menikah. Sial sekali gadis itu. Bukankah sekarang tidak ada lagi orang yang mencintai seperti itu?"

Wanita itu merasa terkejut dan malu sehingga tidak berani melihat ke dalam mata si pemuda.

Pesan moral:

Kadang orang yang kita sakiti dan kita hina jauh akan lebih sukses daripada yang kita bayangkan. Setelah semua terjadi timbullah sebuah penyesalan dari dirinya. Kadang orang yang dihina akan memakai hinaannya untuk menggapai sebuah kesuksesan. Ini hanya sebagian cerita kehidupan nyata. Bukan harta yang akan membuat kita bahagia tetapi rasa syukurlah yang membuat kita bahagia.

Dari : Broadcast BBM

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>