Belajar dari yang berlalu, Bermawas pada saat ini, & Berkesadaran menyongsong esok. 22 Desember – 83 BETTER

Posted by on 22 Dec 2012, 16:32 in Blog | in tag: | 0 comments

Ada seorang yang mengantarkan hartanya yang paling disayang ke pintu gerbang kerajaan, ia berharap hartanya itu akan menjadi pusaka kerajaan. Setiap pagi saat sang surya belum beranjak dari peraduannya, ia telah bersiap menunggu di sisi hartanya hanya untuk memastikan harta itu tidak berkekurangan.

Sepanjang hari ia bekerja tak pernah ia lupakan harta yang amat disayanginya. Saat senja menutup hari dan gelap menjadi tanda saatnya malam, ia memilih tidur di sisi hartanya agar dapat menjaganya dengan baik.

Saat hari yang dinanti tiba, ia persiapkan hartanya dengan segala daya yang ia miliki agar harta itu nampak cemerlang dan disayang orang. Ia pun membawa harta itu menuju ibu kota kerajaan. Ketika harta itu diambil oleh kerajaan, sedih ia rasakan namun kebahagiaanlah yang kemudian ia dapatkan, karena membayangkan bahwa hartanya telah memperoleh tempat yang sesuai dan dapat mengobati kesedihannya.

Orang itu bernama: IBU, sementara Hartanya adalah KITA anak-anaknya, Kerajaan adalah Kehidupan yang lebih baik.

Selamat Hari Ibu.
Ibu yang tak akan tergantikan dan selalu memberi yang terbaik untuk kita. Jangan menunggu nanti saat beliau menutup mata selamanya karena itu berarti sudah terlambat.
Belajar dari yang berlalu, Bermawas pada saat ini, & Berkesadaran menyongsong esok.

22 Desember – 83 BETTER

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>