Share : Bahaya Biang Es atau Dry Ice

Posted by on 11 Jan 2013, 17:40 in Blog | in tag: , | 3 comments

Pengalaman pribadi saya menjelang Natal lalu, saya membawa es krim dalam jumlah besar ke rumah. Untuk menjaga titik beku es krim, penjual menaruh biang es/dry ice di dalam kardus. Saya menaruh kotak es krim itu di belakang mobil Vellfire yang bagasi dan kabin menyatu. 20 menit perjalanan, perut saya kembung menekan ke atas seperti sesak nafas dan serangan jantung, sampai bernafas tersengal-sengal. Istri saya dan juga supir saya ikut merasakan yang sama.

Karena merasa ada yang tidak beres, lalu saya buka jendela atas mobil (sun roof). Dalam hitungan 30 detik sesak nafas kami secara serentak longgar drastis.

Kemudian istri saya sadari ada yang tidak beres di dalam mobil. Setelah mengingat-ingat muatan, ada dry ice dalam mobil yang menurut dugaan saya, dry ice dalam mempertahankan titik beku akan menyerap oksigen dan nitrogen dalam ruang tertutup (mobil). Keadaan kami ketika itu benar-benar dalam keadaan berbahaya, bahkan bisa mematikan, atau supir saya lemas dan menabrak.

Kiranya berhati-hatilah kalau bawa dry ice dalam mobil, sekalipun ditaruh dalam ruang kedap udara. Paling tidak jendela mobil harus terbuka seperlunya agar ada celah oksigen dan nitrogen masuk dalam kabin mobil.

Kalau ada teman yang lebih tahu apa sebabnya pengalaman saya demikian tadi, saya sangat bersyukur ingin mengetahuinya.
Semoga pengalaman saya itu berguna buat teman-teman.

Dari : Broadcast BBM

NB : Penjelasan dari kejadian di atas sudah dijelaskan pada comment di bagian bawah post ini oleh Tante Zoen. Terima kasih banyak untuk Tante Zoen atas penjelasannya.

3 Comments

  1. Tante Zoen says:

    Dry ice tdk menyerap oksigen krn dry ice merupakan karbon dioksida (CO2) beku. Jd, Anda mgkn sesak nafas bkn krn oksigen dlm mobil Anda terserap, ttp krn kadar CO2 dlm mobil Anda bertambah ketika dry ice menguap.

    • Tante Zoen says:

      Dlm bhs medis kejadian Anda disebut Hypercapnia, yaitu kondisi berlebihnya CO2 dlm darah.

      Oia, sewaktu membeli es krim sebaiknya bungkuslah masing-masing kemasan es krim dng berlembar-lembar plastik pembungkus buah/ikan (biasanya tersedia jika Anda berbelanja di supermarket). Masukkan sedikit dry ice, lalu ikat/bebat plastik itu. Hal ini akan mencegah masuknya kalor/panas ke dalam es krim sehingga memperlambat pencairan. Dgn suhu yg rendah, otomatis dry ice juga akan lambat menguap. Pengikatan plastik akan mencegah terlepasnya gas CO2 ke dlm ruangan.

      • Eric Lanvin says:

        Penjelasan yang sangat bagus dari Tante Zoen. Terima kasih banyak ya untuk penjelasannya. Top… d=(^.^)=b

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>