Hasil dari Menunda-nunda

Posted by on 13 Jan 2014, 17:03 in Blog | in tag: | 0 comments

Seorang Kakek yang terlihat sudah cukup renta tetapi mampu bekerja dengan semangat untuk memecahkan batu, tiada tampak lelah di wajahnya dan tidak sedikitpun berhenti untuk istirahat dan maupun santai-santai. Sangat berbeda dengan rekan2 kerja lainnya.
Ada kerabatnya seorang anak muda yang heran dengan semangat kerja kakek tersebut dan dgn angkuhnya mengatai si kakek tersebut sok rajin, dan mau cari muka saja.

Kakek itu dengan sabarnya berkata: “Anak muda, Aku telah kehilangan tiga kesempatan dalam hidupku karena menunda-nunda hal yg bisa dilakukan saat ini.
Pertama, aku kehilangan anakku tersayang, karena menunda-nunda untuk membawanya ke rumah sakit, sewaktu Ia sakit parah hasilnya Ia pun tidak dapat terselamatkan lagi.

Kedua, aku kehilangan isteri tercinta karena pada saat terjadi pertengkaran hebat, ia pergi dari rumah aku tahu Ia pasti ke rumah orang tuanya, aku pikir ia akan kembali dan aku menunda-nunda untuk menjemputnya kembali pulang ke rumah dan meminta maaf padanya, aku tak tahu ia begitu terpukul dan sakit parah yang kemudian meninggal dalam kesedihan untuk selama-lamanya, semua karena aku menunda2 untuk minta maaf.

Ketiga, aku jatuh hancur miskin dan merana karena kemalasanku mengelola usaha, karena Aku menunda2 untuk menjalin hubungan bisnis, hingga aku bangkrut dan menjadi seperti saat ini.

Maka Kau anak muda, janganlah menunda2 pekerjaan atau apapun yg dianggap penting, jangan menganggap remeh hal2 kecil dalam hidupmu”

Salam Mudita,
Cerita Inspirasi by:
Sakya Sugata

Leave a Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>