Cinta Universal di Hari Valentine

Posted on 14 Feb 2013, 16:34 in Blog , | 0 comments

Di Hari Valentine (kasih sayang), menurut pendapat saya bukan hanya kasih sayang pada pasangan atau keluarga masing-masing. Tapi seharusnya kita juga memancarkan Cinta Kasih kepada semua makhluk. Cinta Kasih yang Universal adalah yang kekal. Juga di hari istimewa itu kita juga harus bisa memaafkan orang. Memaafkaan orang yang pernah menyakiti kita akan membuat kita semakin KUAT. Jika kita dihina maka kita hanya perlu menahaan hinaan mereka selama beberapa waktu, tapi...

more info

Apa Bagusnya Agama Buddha itu?

Posted on 14 Dec 2012, 10:56 in Blog , | 0 comments

Salah satu hal yang baik dalam agama Buddha adalah ajaran-Nya selalu mengundang orang untuk bertanya. Kita tidak diminta untuk percaya begitu saja (apakah pada kitab, wahyu, kata si utusan, dll) tetapi kita diajari cara untuk mencari kebenaran.Ada satu cerita untuk memahami apa itu agama Buddha. Beberapa tahun lalu, ada kejadian di mana seorang tentara Amerika ‘tanpa sengaja’ membuang lembaran Al-Quran ke dalam lubang kloset. Berita ini masuk di koran-koran,...

more info

Seri si Cacing: 4. Petunjuk Kedamaian Pikiran untuk Si Bodoh

Posted on 25 Nov 2012, 08:45 in Blog , | 0 comments

Saya menceritakan kisah sebelumnya kepada sekelompok besar pendengar, pada suatu Jumat petang di Perth. Pada hari Minggu-nya, seorang ayah datang dengan marah-marah untuk berbicara kepada saya. Dia mengikuti ceramah tersebut dengan anak remajanya. Masalahnya, ketika hari Sabtu siang si anak ingin pergi bersama teman-temannya, si ayah bertanya kepada anaknya, “Kamu sudah bikin PR belum?” Anaknya menjawab, “Seperti yang diajarkan Ajahn Brahm semalam di...

more info

Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya

Posted on 26 Nov 2012, 14:43 in Blog , | 0 comments

Kesempurnaan dan Kesalahan1. Dua Bata Jelek2. Taman Kuil3. Yang Sudah Selesai, Ya Sudah Selesai4. Petunjuk Kedamaian Pikiran untuk Si Bodoh5. Rasa Bersalah dan Pengampunan6. Rasa Bersalah dan Penjahat7. Anak-anak Kelas B8. Bocah di Pasar Swalayan9. Kita Semua Penjahat10. Biarkan Rasa Bersalah Berlalu SelamanyaCinta dan komitmen11. Cinta tanpa Syarat12. Membuka Pintu Hati13. Pernikahan14. Komitmen15. Ayam atau Bebek16. Mensyukuri Kekurangan17. Kasmaran18. Cinta...

more info

Seri si Cacing: 6. Rasa Bersalah Para Penjahat

Posted on 26 Nov 2012, 15:25 in Blog , | 0 comments

Sebelum saya tertimpa tugas terhormat yang membebani sebagai kepala wihara, dulunya saya sering mengunjungi penjara-penjara di Perth. Saya menyimpan baik-baik catatan mengenai tugas pelayaran di penjara ini karena bisa saya pakai sebagai kredit prestasi seandainya saya sendiri sampai harus dipenjara.Pada kunjungan perdana saya ke sebuah penjara besar di Perth, saya terkejut dan terkesan akan banyaknya narapidana yang menghadiri ceramah mengenai meditasi yang saya...

more info

Seri si Cacing: 5. Rasa Bersalah dan Pengampunan

Posted on 23 Nov 2012, 19:00 in Blog , | 0 comments

Beberapa tahun yang lampau, seorang wanita muda Australia datang menemui saya di wihara saya di Perth. Para biksu memang sering dimintai nasihat untuk masalah-masalah umat, barangkali karena kami tidak pernah minta bayaran. Wanita ini datang dengan rasa bersalahnya. Enam bulan sebelumnya, dia mengajak sahabat dan pacar sahabatnya untuk berpergian naik mobil ke padang rumput. Sahabatnya tidak ingin pergi, begitu pun pacarnya, tetapi tak asyik rasanya kalau main sendirian...

more info

Seri si Cacing: 3. Yang Sudah Selesai, Ya Sudah Selesai

Posted on 26 Nov 2012, 15:16 in Blog , | 0 comments

Musim hujan di Thailand berlangsung dari bulan Juli sampai Oktober. Selama periode tersebut, para biksu berhenti bepergian, menghentikan semua pekerjaan proyek, dan mencurahkan diri sepenuhnya untuk belajar dan bermeditasi. Periode tersebut disebut “Wassa” atau “Penyunyian Musim Hujan”.Beberapa tahun yang lalu di Thailand selatan, seorang kepala wihara terkenal membangun sebuah aula baru di wihara hutannya. Saat wassa tiba, dia menghentikan seluruh pekerjaan...

more info

Seri si Cacing: 1. Dua Bata Jelek

Posted on 26 Nov 2012, 14:42 in Blog , | 0 comments

Setelah kami membeli tanah untuk wihara kami pada tahun 1983, kami jatuh bangkrut. Kami terjerat hutang. Tidak ada bangunan di atas tanah itu, pun tidak sebuah gubuk. Pada minggu-minggu pertama kami tidur di atas pintu-pintu tua yang kami beli murah dari pasar loak. Kami mengganjalkan dengan batu bata pada setiap sudutnya untuk meninggikannya dari tanah (tak ada matras — tentu saja, kami kan biksu hutan).biksu kepala mendapatkan pintu yang paling bagus, pintu datar....

more info

Seri si Cacing: 2. Taman Kuil

Posted on 26 Nov 2012, 14:58 in Blog , | 0 comments

Kuil-kuil Buddhis di Jepang terkenal akan taman-tamannya. Beberapa tahun yang lampau, terdapatlah sebuah kuil yang membanggakan tamannya sebagai taman tercantik, di antara semuanya. Para pelancong berdatangan dari pelbagai penjuru negeri hanya untuk mengagumi penataannya yang elok, yang begitu indah dalam kesederhanaannya.Suatu ketika, seorang biksu tua datang berkunjung. Dia tiba pagi-pagi sekali, persis setelah fajar. Dia ingin menyelidiki mengapa taman itu dianggap...

more info

Love – Ajahn Brahm

Posted on 23 Oct 2012, 18:10 in Blog , , | 0 comments

“Love is not liking somebody. Anyone can do that. Love is loving things that sometimes you don’t like. ”

more info

Dua Bata Jelek

Posted on 26 Jul 2012, 16:00 in Blog , | 0 comments

Setelah kami membeli tanah untuk wihara kami pada tahun 1983, kami jatuh bangkrut. Kami terjerat hutang. Tidak ada bangunan di atas tanah itu, pun tidak sebuah gubuk. Pada minggu-minggu pertama kami tidur di atas pintu-pintu tua yang kami beli murah dari pasar loak. Kami mengganjalkan dengan batu bata pada setiap sudutnya untuk meninggikannya dari tanah (tak ada matras – tentu saja, kami kan bhikkhu hutan). Bhikkhu kepala mendapatkan pintu yang paling bagus, pintu...

more info
Profil Ajahn Brahm

Profil Ajahn Brahm

Posted on 26 Jul 2012, 15:49 in Blog | 0 comments

Ajahn Brahm lahir di London, 1951, dan meraih gelar Sarjana Fisika Teori di Cambridge University. Pada usia 23 tahun, ia memutuskan untuk menjadi petapa dalam tradisi hutan Thai. Pada tahun 1983, ia dan kawan-kawannya membangun sebuah biara di Australia, tetapi saking miskinnya, mereka bertukang dan menyemen sendiri. Pada tahun 2004, ia mendapat Medali John Curtin dari Curtin University atas visi, kepemimpinan, dan pelayanannya bagi masyarakat Australia. Ia aktif...

more info